NOTULENSI DEKAT (DISKUSI BARENG DEKANAT)

Penjelasan dari Dekanat

–          Biaya pendidikan

Update data biaya pendidikan bisa naik dan bisa turun. Kalaupun naik terdapat banding untuk mahasiswa. Rata-rata BOP Reguler 3,8jt dengan max 7,5

Biaya profesi kalau bisa tidak naik, dan kalau naikpun tidak boleh naik lebih dari 15%.

–          Biaya Kegiatan Kemahasiswaan

Kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa ditetapkan oleh asisten manajer kemahasiswaan. Biaya fakultas diatur oleh UI sekian persenannya.

Biaya lahan praktek dari biaya pendidikan mahasiswa, mis: untuk cipto untuk lahan praktek reguler 280jt. Jadi setiap lahan praktik memiliki biaya yg berbeda dari setiap instansi dari lahan praktik tersebut.

Satu-satunya fakultas yang dapat BBPTN biaya praktik profesi hanya FIK, 2016 dapat 900jt.

Anggaran untuk kegiatan FIK, sebenarnya sudah baik untuk FIK dengan jumlah mahasiswa yang sedikit. Mis: FIK sudah baik dari farmasi, psiko.

Q & A

Siti FIK’14

–          Q: Biaya profesi, kebanyakan mahasiswa FIK ragu untuk mengikuti profesi. Yang ditakutkan yaitu ketika update biaya pendidikan maka biaya profesi akan naik. Bagaimana jika update biaya BOP profesi keluar H-1 th sebelum profesi, biar dapat dipersiapkan.

–          A: Yang dapat menyebabkan kenaikan biaya BOPB yaitu karena update data, dan tergantung dari kondisi keluarga ada yang naik atau turun.

–          Tahun 2016 penetapan BOPB disesuaikan dengan matriks tahun ini dari UI, tidak mungkin menggunakan data yang lama. Sehingga sering terjadi perubahan BOPB.Perhitungannya dari kondisi saat itu.

Rizla FIK’13

–          Q: sebelumnya dekanat menyebutkan BOPB bagian dari beasiswa, namun yang saya baca merupakan BOPB hak mahasiswa untuk mendapatkan biaya pendidikan sesuai kondisi, terkait beasiswa PPA kurang kejelasan. Registrasi akademik bagaimana?

–          A: Sumber beasiswa kerjasama dengan UI bukan dengan fakultas. BOPB yang dibayarkan mahasiswa itu tergantung dari mahasiswanya sendiri, bukan dari pimpinan. Dekanat menyebutkan BOPB sebagai beasiswa karena pada dasarnya biaya pendidikan 7,5jt, namun karena melihat kondisi keluarga dari mahasiswa fakultas memberikan keringanan dengan memotong biaya pendidikan mahasiswa dengan BOPB itu sendiri.

–          Untuk beasiswa, dilihat dari mahasiswanya sendiri. Mis: mahasiswa tsb, sudah pernah dapat beasiswa apa saja, dsb. Jika terdapat Complain terkait dengan beasiswa langsung ke PPMT saja, karena fakultas hanya memfasilitasi.

Penjelasan dari Dekanat

–          Fasilitas RIK

Fasilitas RIK tsb, dipimpin oleh UI. Dekanat akan mencoba untuk memberikan saran terkat kurangnya fasilitas di RIK, seperti cs, peralatan toilet, dsb.

–          Fasilitas Laboratorium (Alat Praktik)

Fasilitas laboratorium sebenarnya sudah berkembang cukup pesat dari setiap Lab peminatan yang ada di FIK. Untuk peralatan untuk 1 kelompok 1:14 saat latihan dan digunakan secara bersama, sebenarnya stok untuk alat praktik sudah cukup memadai, misalnya handscoon. Tapi untuk alat baru seperti kantong stoma, hanya diprioritaskan saat ujian saja, dana beberapa untuk latihan. Untuk complain setiap mata ajar dapat dijelaskan di edom.

–          BPKM yang tidak sesuai

Terkait BPKM, yang terkadang sering terjadi perubahan jadwal karena adanya kendala dari narasumber, karena terkadang ada rapat mendadak.

Terkadang ada beberapa hal yang tidak dapat diubah oleh dosen, tapi ini akan menjadipertimbangan dosen untuk membuat BPKM.

Q & A

Zarmayana FIK’13

–          Q: Gedung kelolaan FIK Gd. E 5, 6, 7, namun sering digunakan oleh fakultas lain untuk kumpul, dsb. Dari kebersihan toilet, jika ada masalah yang sering dimasalahkan adalah FIK karena memang mahasiswa FIK banyak.

–          A: Sebelumnya lt. 7 diperbolehkan untuk mahasiswa fakultas lain karena memberikan peluang untuk mahasiswa FIK sendiri untuk di tempat fakultas lain. Namun, ternyata kondisi ini menyebabkan mahasiswa FIK menjadi tidak dapat tempat.

–          Mahasiswa fakultas lain, yang menggunakan tempat kita dengan tidak baik, seperti naik meja, atau menghambat lift. Capture saja bagi yang melihat kirim ke wa miss titin, agar dapat ditegur

–          Q: PK 2 & 4 merasa difasilitasi oleh dosen saat praktik, namun ketika PK3 saya merasa kurang difasilitasi karena dari tempat praktik sendiri mereka tidak mengetahui apayang akan kami lakukan di lahan praktik. Mis: SDN 08 yang sangat heboh, kepala sekolahnya yang tidak menyukai saat kita berada di ruangan dan mereka menyuruh kita keluar dari ruangan. Dari orang tua mahasiswa sendiri terkadang merasa bosan kalau anaknya terlalu sering dikaji. Saran: untuk ABK kalau bisa tidak di SDN 08 lagi.

–          A: Untuk lahan praktik sebelumnya ada kontrak program dengan menjelaskan tujuan dan target mahasiswa. Ini menjadi evaluasi bagi dekanant terkait kontrak program dengan CI di tempat lahan praktik. Dekanat akan menindaklanjuti masalah praktik.

Ros FIK’14

–          Q: terkait PA yang responya yang sangat lambat ketika mahasiswa membutuhkan, mis: ttd untuk keperluan tertentu. Setau saya PA tidak hanya untuk ttd, tapi juga sebagai pembimbing mahasiswa dan mengetahui masalah mahasiswa, sehingga dapat menjadi support sistem bagi mahasiswa.

–          A: Setiap PA memiliki penjadwalan pertemuan. Untuk PA yang tidak respon japri bu Yuliaagar dapat ditindaklanjuti.

Dimas FIK’16

–          Q: Fasilitas RIK misal kursi, meja, dsb. Dan fasilitas OLIM. Bagaimana mensiasatinya karena kekurangan fasilitas. Kami mahasiswa tergabung dengan paguyuban dan ada kegiatan sosialisasi kampus, kami bisa dapatkan dari humas. Terkadang respon humasnya kurang baik.

–          A: Terkait dengan fasilitas lapangan tergantung dari pihak UI, karena tidak ada di Grand Desain UI, dan jika dibentukpun tidak diperkenankan oleh UI.

Shedy FIK’15

–          Q: ketika lomba mahasiswa kesulitan untuk mendapatan dukungan dana dari fakultas. Kami sudah mengikuti alur, dan bagaimana kelanjutannya? Selanjutnya, bagaimana dengan BOPB yang kondisi keluarga yang ayahnya sudah meninggaldan ibunya tidak bekerja. Kriteria Update BOP agar bisa turun.

–          A: Terdapat peer conselor, bisa mendetect dari teman terdekat mengenai kondisi keluarga mahasiswa. Penurunan baiaya pendidikan BOP, tergantung dari update BOPB dan matriks agar fakultas dapat melihat data keluarganya. Jika orang yang bersangkutan tidak update BOPB maka fakultas tidak mengetahui kondisinya saat ini.

–          Permohonan dana untuk lomba, semua yang mengajukan dana semuanya di ACC. Fakultas sangat support terkait perlombaan. Jika tidak dapat dana sangat disayangkan, dilihat lagi dari follow up dananya sudah benar atau belum.

Melius (Perwakilan Ekstensi)

–          Q: Bagaimana menghadapi situasi di lapangan (terkadang memang ada kesulitan). Terkait kursi yang sudah tidakmemadai untuk digunakan sebagai penyangga laptop.

–          A: Sebenarnya kesulitan disituasi lapangan bisa diatasi dengan memperbaiki hubungan dengan lahan praktik, dan memperbaiki kontrak.

Nahda FIK’14

–          Q: kami diberi instruksi mengenai kondisi jiwa dan mental, bagaimana tindak lanjutnya. Ada kasus piagam yang hilang untuk universitas lain, dan surat dan proposal kegiatan yang hilang itu bagaimana tindaklanjutnya. Selanjutnya, bagaimana dengan pendanaan lomba, jika tidak ada yang mengikuti lomba bagaimana transparansi dari dana tersebut?

–          A: Untuk piagam dan surat/proposal yg hilang tidak mungkin hilang. Namun kemungkinan karena surat2 tersebut tidak ada map atau sebagainya sehingga kececer.

–          Untuk dana lomba, dananya dapat dialihkan ke bulan depan, asalkan jangan lebih dari 3 bulan. Transparansinya tidak dapat diserap, selanjutnya jika tidak digunakan maka untuk selanjutnyaaan berpengaruh ke dana fakultas selanjutnya.

–          Kuisioner tindak lanjutnya untuk mahasiswa yang berisiko.

Arya FIK’14

–          Q: Terkait surat, bagaimana solusinya untuk surat yang terlalu lama prosesnya?

–          A: dari pihak kemahasiswaan sudah mencoba untuk mengalihkan ttd, dan tidak ada sengaja untuk memundurkan ttd surat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *